FinanceFocusHubのブログ

FinanceFocusHub - your go-to resource for all things personal finance!

Hack ChatGPT: 4 Tips Penulisan Super Cepat (Wajib Tahu!)

Gimana kalau kita naik level? Di artikel ini, kita bakal bahas teknik-teknik AI yang lebih canggih lagi. Ada 7 cara seru buat bikin kamu makin jago ngobrol sama ChatGPT dan AI sejenisnya. Dijamin, kamu bakal makin paham cara memaksimalkan mereka. Yuk, kita mulai!

1. Tentukan format keluaran

Oke, jadi gini, pas kamu ngasih pertanyaan atau tugas ke ChatGPT, kamu bisa atur gimana dia ngejawabnya. Kayak kamu jadi guru gitu deh, ngasih tugas ke murid terus kamu jelasin gimana format jawabannya pas dikumpulin. Mau contoh? Gas!

"Apa jalan raya terpanjang di indonesai? Cantumkan hanya empat teratas dalam bentuk daftar peluru."

"Sajikan informasi tersebut dalam sebuah tabel."

2. Perintahkan untuk memformatnya dalam HTML

Kamu bisa atur gimana hasil pencariannya mau ditampilin. Mau dibikin tabel buat dimasukin ke website juga bisa, lho!

"Apa jalan raya terpanjang di indonesia? Cantumkan hanya empat teratas. Sajikan hasilnya sebagai HTML."

Kamu dapat memperbesar kode HTML tersebut dengan mengeklik kotak di pojok kanan atas tangkapan layar.
Nah, ini dia bagian serunya! Kamu bisa bikin tampilan informasi pakai gaya HTML apa aja yang kamu suka. Ada, lho, aliran desainer web yang kurang suka sama tag tabel biasa, mereka lebih pilih pakai CSS buat bikin tabel. Mau lihat contohnya?

"Sajikan informasi tersebut, tetapi gunakan CSS alih-alih tag tabel"

3. Sebutkan jumlah kata, kalimat, karakter

Oke, jadi gini, kadang ChatGPT suka "khilaf" soal jumlah kata. Misalnya, kamu minta dia jawab maksimal 50 kata, eh dia malah kebanyakan atau malah kurang. Ini gara-gara cara kerja si ChatGPT itu pakai "token", semacam potongan data gitu, yang nggak selalu sama persis sama satu kata. Jadi, ya wajar aja kalau kadang jumlah katanya nggak sesuai.


Misalnya, pas aku minta ChatGPT buat "Ringkasin acara TV Game of Thrones", dia ngasih aku 294 kata dalam enam paragraf. Tapi, kamu bisa coba batasin jawabannya. Coba aja pakai kata-kata yang ngebatasin sampai kamu nemu yang paling pas buat kamu. Contohnya:

"Ringkaslah serial TV Game of Thrones dalam 50 kata"


"Ringkaslah serial TV Game of Thrones dalam 2 kalimat"


"Ringkaslah serial TV Game of Thrones dalam kurang dari 200 karakter"


"Ringkas serial TV Game of Thrones agar muat dalam tweet"

Eits, ada lagi nih yang perlu kamu tahu tentang AI. ChatGPT itu cuma belajar sampai tahun 2021, jadi dia belum update soal tweet yang bisa sampai 4.000 karakter. Kalau minta ChatGPT bikin tweet, dia bakal ngira maksimal cuma 280 karakter, soalnya dulu emang segitu. Lucu juga ya, si ChatGPT ketinggalan zaman! 😅

4. Berikan batasan eksplisit terhadap suatu respons

Gimana, tadi udah lihat kan gue ubah-ubah batasan buat jumlah jawaban sama kolom yang mau ditampilin? Nah, seru nih, batasan ini juga bisa dipake buat pertanyaan yang lebih fleksibel, lho! Mau coba?
Ada batasan untuk jenis prompt ini. Ambil contoh ini:

"Berikan ringkasan peristiwa-peristiwa penting dalam Perang Dunia II seperti yang diberitakan oleh surat kabar besar pada saat itu."

Model ini belum pernah baca koran zaman Perang Dunia II, jadi kalau ditanya soal itu, dia nggak bisa jawab (meskipun cuma nebak-nebak).


Sama halnya, dia juga nggak bisa kasih info soal kejadian setelah tahun 2021, karena datanya cuma sampai situ. Tapi, kalau mau nanya soal yang ada di rentang tahun sebelum itu, gas aja!

"Buat daftar misi luar angkasa besar antara tahun 2010 dan 2020"

Perhatikan bahwa kami membatasi berdasarkan tanggal. Tapi kita bisa menambahkan batasan lebih lanjut. Mari kita batasi datanya hanya pada misi dari AS:

"Daftar misi luar angkasa besar yang dilakukan oleh NASA antara tahun 2010 dan 2020"

Kamu juga dapat kembali ke pendekatan pemformatan yang telah kita diskusikan dan melakukan sesuatu seperti ini:

"Buat daftar semua misi luar angkasa besar yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2020. Kelompokkan misi tersebut berdasarkan negara dan badan antariksa. Mempertegas nama bangsa dan badan antariksa."

Dan kamu bisa menjadi lebih eksplisit. Di sini kami menyertakan benua dan menetapkan bahwa benua mana pun yang tidak memiliki misi tidak termasuk dalam daftar.

"Buat daftar semua misi luar angkasa besar yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2020. Kelompokkan berdasarkan benua. Buat nama benuanya tebal dan huruf kapital semua. Buat nama negara dan badan antariksa dicetak tebal, dengan judul atau huruf besar semua jika itu adalah cara badan antariksa memformat namanya (seperti NASA). Jika suatu benua tidak memiliki misi luar angkasa, jangan sertakan benua tersebut dalam daftar ini."

Gokil, AI-nya tadi kayak ngelamun sebentar. Di perjanjian pertama, misi sama benuanya bener, tapi dia ngira Rusia itu benua. Eh, pas aku coba lagi, Rusia udah balik jadi negara lagi.